Jakarta, Banyak kota atau daerah masih belum ramah terhadap orang lanjut usia atau lansia yang terlihat dari fasilitas umum yang ada. Kota di Indonesia yang ramah lansia contohnya adalah Sukabumi dan Payakumbuh.

Kota baru ramah pada lansia jika punya ciri-ciri yang disebutkan Kementerian Kesehatan. Kota yang ramah lansia ini akan mendukung para lansia untuk tetap bisa melakukan aktivitasnya di luar rumah sehingga bisa membuatnya tetap sehat dan memperpanjang kehidupannya.

“Salah satu contoh kota ramah lansia ini seperti di Sukabumi sama di Payakumbuh,” ujar Dr dr RM Nugroho Abikusno, MSc dari Komnas Lansia RI dalam acara temu media di Gedung Kemenkes, Jakarta, Kamis (5/4/2012).

Lebih lanjut Dr Nugroho menuturkan ada beberapa ciri yang menunjukkan kota ramah lansia yaitu:
1. Memiliki lantai rumah yang kasar atau tidak licin
2. Memiliki penerangan yang cukup terang
3. Barang-barang tertata dengan rapi
4. Toilet memiliki pegangan
5. Akses masuk ke dalam rumah yang landai
6. Perumahan dekat dengan fasilitas umum
7. Taman menyediakan ruang untuk pejalan kaki
8. Akses di fasilitas umum mudah dijangkau
9. Memiliki pelayanan yang ramah seperti Puskesmas ramah lansia
10. Memiliki fasilitas umum yang ramah untuk lansia

“Kalau untuk Indonesia saat ini kondisinya masih jauh dari ramah untuk lansia,” ujar Dr Nugroho yang merupakan Kepala Indonesia Research on Ageing Population Network (InResAge).

Dr Nugroho memberikan beberapa contoh kota yang ramah untuk lansia, seperti di Manhattan yang merupakan daerah padat lansia dibuat traffic light untuk pejalan kaki yang diperlambat, misalnya hanya 60 detik jadi 120 detik sehingga memberikan kesempatan pada lansia untuk aktif jalan.

Serta ada pula daerah yang memberikan pajak lebih rendah pada toko-toko yang memberikan fasilitas tempat duduk serta toilet untuk para lansia saat mereka tengah berbelanja.

“Untuk menciptakan kota yang ramah tergantung dari Pemda-nya mau tidak, tapi memang tetap harus ada kerja sama dan investasi yang dilakukan tidak perlu langsung sekaligus,” ungkapnya.

Saat ini jumlah penduduk lansia di Indonesia semakin meningkat, jika pada tahun 1990 ada 11,3 juta jiwa (6,4 persen) meningkat jadi 15,3 juta (7,4 persen) pada tahun 2000 dan pada tahun 2010 jumlahnya sama seperti anak balita yaitu sekitar 24 juta (9,77 persen).

Diperkirakan pada tahun 2020 jumlah lansia menjadi 28,8 juta (11,34 persen) dari total populasi.

“Kita siapkan kebijakan untuk fasilitas publik yang santun atau ramah untuk lansia karena sekarang nggak ada fasilitas itu, jadi kita dorong mereka untuk merasa nyaman. Kita sudah harus action karena makin lama jumlahnya makin besar,” ujar dr Eka Viora, SpKJ, Kepala Pusat Intelegensia Kesehatan Kemenkes.